Wips! pada Bulan Juli ini akan membahas penelitian yang dilakukan oleh Miguel Escobar Varela yang berfokus pada wayang kulit kontemporer: pertunjukan teater kontemporer yang  dipengaruhi oleh wayang kulit tetapi yang melampaui wayang (misalnya, karya-karya Enthus Susmono, Sujiwo Tejo dan Catur Benyek Kuncoro). Miguel mendeskripsikan pertunjukkan tersebut sebagai intermedial (terintegrasi  unsur-unsur  media lain, seperti televisi)  dan interkultural (mengintegrasikan unsur-unsur dari budaya lain). Miguel tertarik untuk mengetahui  bagaimana  para seniman menciptakan karya tersebut: apa yang memotivasi mereka  dan bagaimana mereka memilih dan menggabungkan bahan mereka. Dia juga ingin menggambarkan  kondisi  kelembagaan dan  pendidikan  yang memfasilitasi atau membatasi perkembangan wayang kulit kontemporer. Proyek penelitian ini merupakan tahap awal sebuah proyek PhD.

Miguel Escobar Varela adalah seorang seniman teater dan peneliti kesenian. Dia pertama kali datang ke Yogyakarta pada tahun 2008 untuk belajar bahasa Indonesia dan wayang kulit. Dia memegang gelar S1 dalam Seni Teater dari Universitas Nasional Otonom Meksiko (UNAM) dan S2 dalam Seni dan Warisan: Kebijakan, Manajemen dan Pendidikan dari Universitas Maastricht, Belanda. Saat ini dia kandidat S3 di Universitas Nasional Singapura (NUS) dan berminat meneliti media baru dan tradisi dalam seni pertunjukkan Indonesia.

Wips! (Work in Progess) adalah forum bagi seniman, kurator, manajer, penulis, dan peneliti seni untuk mempresentasikan dan mendiskusikan karya atau proyek seni yang tengah mereka kerjakan. Wips! Bertujuan memperkaya wawasan berkarya, dan membangun perbincangan, yang lebih luas sekaligus intim, di antara publik seni.


Selasa, 26 Juli 2011, 16.00 WIB

Indonesia Contemporary Art Network (iCAN)
Jln. Suryodingratan No. 39 Yogyakarta

Gratis. Terbatas untuk 15 peserta.
Daftar/konfirmasi: canmanage@gmail.com  / 082 118 47 9966 (Nala)