Ornamen sebagai bagian dalam “bawah sadar” dan “tradisi” yang dikenal, diketahui atau bahkan melekat dalam diri dan proses kreatif seniman di Indonesia, kali ini dihasratkan untuk dijumput dan digali kembali, dan kemudian diaktualisasikan dan dikembangkan dalam konteks kebaruan cara pandang seniman terhadap perkembangan jaman. Ini memang sebuah hasrat yang “klasik” namun memang perlu kreativitas lebih lanjut dari para perupa untuk lebih mendinamisasikan lagi.
Publik bisa berkaca dari beragam contoh karya seni rupa kontemporer yang telah beredar di sekitar kita. Sebut misalnya karya “Wayang Batak” karya Heri Dono yang mengolah aspek dasar wayang dengan pembaruan segi ornamentasinya yang naïf dan kartunal khas Heri Dono. Demikian pula dengan karya lukis dari perupa Nasirun yang memendam memori personalnya atas dunia pewayangan yang menjadi akar (dasar) tradisinya. Wayang digali dan digubahnya kembali dengan spirit “kontemporer” sesuai kapasitas estetik dan artistiknya. Dan publik tentu tahu persis bahwa dunia rupa wayang sangat identik dengan dunia ornamen yang rumit penuh ketekunan. Demikian pula dengan seniman Indonesia yang kini bermukin di Australia, Dadang Christanto. Pada satu waktu, sekitar dua tahun lalu, karya-karyanya yang dipamerkan secara tunggal di Jepang banyak menggali aspek visual dari batik pesisiran Cirebonan dengan motif mega mendung. Pun dengan pasangan Santi dan Otom yang melabelkan diri dengan nama Indieguerillas. Karya-karya mereka yang paling mutakhir sedikit banyak beranjak dari kemampuan mereka untuk mengeksplorasi dan menggubah kembali narasi-narasi visual lokal untuk diangkat dalam “narasi baru” yang dekat dengan konteks perbincangan masa sekarang (versi Indieguerillas, tentu saja). Sekali waktu, tokoh-tokoh Punakawan yang bernilai lokal itu dijadikan sebagai salah satu subyek utama karya meraka dan dihadirkan dalam kerangka pandang “new pop art” yang kontekstual untuk masa sekarang.
Dengan demikian, sesungguhnya, perhelatan Pameran Nusantara 2011 ini memberi peluang seluas-luasnya bagi para perupa yang bergerak dalam banyak ragam medan dan medium seni rupa untuk terlibat memikirkan kembali (re-thinkhing), membaca kembali (re-reading), dan menemukan kembali (re-inventing) nilai-nilai dalam ornamen yang telah banyak bergerak di sekitar sebagai nilai lokal untuk dikembangkan lebih lanjut dengan bentuk ungkap dan sistem pemahaman yang (sebisa mungkin) lebih baru dan dalam. Hal yang sudah ada adalah titik tolak untuk dilampaui (beyond ornament).
- Calon peserta terdiri dari para perupa perorangan atau kelompok dari berbagai wilayah di Indonesia, berdasarkan proses seleksi tim kurator dan juga berdasarkan undangan khusus dari pihak Galeri Nasional Indonesia.
- Setiap calon peserta WAJIB MENDAFTARKAN DAN MENGISI FORMULIR yang disediakan panitia PALING LAMBAT tanggal 21 April 2011, melalui email pameran.nusantara2011@gmail.com
- Alamat pengembalian Formulir Pendaftaran/ Kesediaan calon peserta adalah:
Panitia Pameran Seni Rupa Nusantara 2011 “Imaji Pameran”
Galeri Nasional Indonesia
Jl. Medan Merdeka Timur no.14 (depan Stasiun KA. Gambir) Jakarta Pusat
Tel/Fax: 021-34833954 Email: pameran.nusantara2011@gmail.com
CP: Bpk. Tunggul (HP : 085780825275 ) - Setiap peserta WAJIB menyertakan keterangan CV/Biodata dan konsep karya dalam BAHASA INDONESIA sebagai DATA FILE (Word Document). Biodata terdiri dari : Data diri, alamat lengkap, prestasi, dan photo diri serta image karya yang akan dipamerkan.
Tentang karya
- Pengerjaan dan penyiapan karya adalah tanggung jawab peserta
- Karya yang diajukan untuk dipamerkan merupakan karya yang dibuat dalam rentang waktu dari tahun 2010 hingga 2011 serta milik masing-masing peserta.
- Karya yang dipamerkan merupakan hasil tanggapan terhadap tema “Imaji Ornamen”
- Karya peserta berupa: Lukisan, Patung, Seni Cetak, Fotografi, Video Art, Object, Instalation Art
- Media dan teknik pembuatan karya tidak mengikat/ BEBAS.
- Setiap peserta kengirimkan dua buah karya dalam bentuk image/foto ukuran 10 R (dikirim via pos) atau dalam bentuk soft data image resolusi minimal 500 kb dan maksimal 1 mb (dikirim via email) untuk bahan seleksi tim kurator.
- Ukuran karya:
Karya 2 dimensi (minimal 1×1 m dan maksimal lebar 3x4m)
Karya 3 dimensi (minimal 50 cm3 dan maksimal 3 m3)
Karya instalasi (maksimal 3 m3) - Pilihan Ukuran, materi dan bentuk karya yang bersifat khusus harus dibicarakan dengan pihak kurator.
- Karya yang telah terpilih dapat disempurnakan kembali dan di foto ulang dan dikirimkan ke panitia pameran paling lambat 21 April 2011. Foto tersebut di gunakan untuk keperluan pembuatan katalog pameran.
Tenggat waktu
- Pendaftaran: 7 Maret-21 April 2011
- Pengumuman Karya/Peserta terpilih: 26 April 2011
Website, informasi, dan formulir pendaftaran
http://www.galeri-nasional.or.id/



