Dec 2009
DPRD & Pemprov DKI akan Bahas Bersama Patung Obama
29 Dec 2009 17:19 Filed in: Cultural Politics
Pro-kontra seputar peletakan Patung Obama ternyata juga menjadi perbincangan di kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Dalam waktu dekat DPRD akan melakukan pertemuan dengan Pemprov DKI Jakarta untuk membahas patung semasa kecil Presiden Amerika Serikat yang menuai banyak kritikan tersebut. Read More...
Menggugat Seni Publik, Mengabaikan Publik
29 Dec 2009 17:02 Filed in: General
Liem Goan Lay, pegiat kebudayaan yang bermukim di Solo dan pernah kuliah di Yogyakarta, menggugat seni publik yang makin hilang. Penetrasi politik kekuasaan serta kian menyusutnya ruang publik karena terdesak industri menjadi penyebab hilangnya seni publik itu. Gugatan atas makna seni publik disampaikan dalam kuliah umum Biennale Jogja X di halaman Gedung Bank Indonesia Yogyakarta, Sabtu (26/12). Di sebuah panggung kecil, di bawah gerimis, Goan Lay menyampaikan kuliahnya dengan berapi-api. Read More...
Merayakan Budaya Urban
29 Dec 2009 16:58 Filed in: General
Perjalanan seni rupa kontemporer Indonesia tahun 2009 membeberkan praktik yang semakin larut dalam perayaan budaya urban. Berbagai pameran digelar di mal sebagai pusat gaya hidup urban, tema diolah dari problem perkotaan, dan estetika visualnya pun tak jauh dari tampilan budaya pop. Apakah efek sampingnya? Awal tahun 2009 dibuka dengan situasi pasar seni rupa yang lesu. Ini adalah imbas dari krisis keuangan global yang menerpa dunia sejak pertengahan tahun 2008. Berbeda dengan booming pasar selama dua tahun sebelumnya, berbagai pameran dan kegiatan seni kini berkurang. Transaksi makin selektif.
Read More...
Read More...
Sulit Bertahan tanpa Sponsor
27 Dec 2009 22:21 Filed in: General
Per Januari 2009 Rumah Seni Yaitu saya tutup," tutur Tubagus Svarajati, pemilik Rumah Seni Yaitu pertengahan November 2009. Keputusan itu akhirnya harus diambil ketika idealismenya dihadapkan pada realitas yang ada. Pertimbangan pertama jelas soal materi. Selama empat tahun ini saya terus menombok. Seharusnya tetap dapat bertahan kalau antusiasme para pelaku seni bangkit. Tetapi ternyata tidak. Selama empat tahun ini tidak ada perubahan berarti di Kota Semarang," ujar Tubagus prihatin. Read More...
Patung Obama, Pahlawan Siapa?
22 Dec 2009 14:12 Filed in: Cultural Politics
Warga Jakarta mendapat fasilitas baru berupa taman kota. Letaknya cukup strategis dan di tengah-tengah kawasan elite Menteng, karena itu disebut Taman Menteng. Di taman itu baru saja diresmikan sebuah patung yang kini menuai pendapat yang pro dan kontra. Read More...
Antara Ikut Tren dan Pencapaian Artistik
21 Dec 2009 14:09 Filed in: Review
Dunia seni rupa kita memang masih ”dusun”. Itu antara lain yang disinggung kolektor Haryanto Hadikoesoema dalam pembukaan pameran ”Patung dalam Dimensi Lain” di Darga Gallery, Sanur, Bali, Minggu (13/12). Menurut Haryanto, dunia global sudah sangat menghargai karya-karya tiga dimensi, eh kita masih tetap saja memandangnya dengan sebelah mata dan tetap hanya mengagungkan seni lukis, itu pun dari jenis yang menggunakan cat minyak atau akrilik di atas kanvas. Apa yang disampaikan Haryanto sebenarnya telah diingatkan oleh pengamat seni rupa Sanento Yuliman (almarhum) hampir dua dasawarsa lalu dengan istilah ”pemiskinan” dan ”pendusunan”. Read More...
Biennale Jogja X Membongkar Arsip
20 Dec 2009 18:03 Filed in: Review
”Jogja Jamming”, itulah judul yang dipakai dalam Biennale Jogja yang kesepuluh kali ini. Biennale Jogja yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini digelar sejak tanggal 11 Desember 2009 hingga 10 Januari 2010. Biennale kali ini dibagi dalam ”Kelompok Arsip” yang terdiri dari 10 kelompok seniman, ”Artists Interpretation” yang terdiri dari 127 perupa dan ”Public on The Move” yang terdiri dari 190-an kelompok seni dan individu yang memamerkan karyanya di ruang publik. Read More...
Biennale Jogja rejects commercialism
14 Dec 2009 16:59 Filed in: General
The Biennale Jogja X 2009 kicked off over the weekend, pledging to steer from possible commercialism by, among others, not trading the exhibited works of arts, the event’s director Butet Kartaredjasa said. Speaking at the opening ceremony at the Yogyakarta Cultural Center (TBY), Butet said the pledge to strengthen the country’s oldest biennale, allowing creativity to prosper. “This is not about the arrogance of an artist,” Butet, a noted monologue performer, said. Read More...