Masa Depan Seni Rupa Kontemporer di Asia

“Sewaktu saya menjadi direktur, saya merestrukturisasi dan mengembangkan Art Basel menjadi ajang penting sebagaimana dikenal sekarang. Saya juga membentuk dan meluncurkan Art Basel Miami Beach, yang segera menjadi pasar seni kontemporer penting di Amerika. Namun itu semua masa lalu.” Itu dikemukakan Lorenzo Rudolf, Fair Director Shanghai Contemporary, dalam pertemuan dengan kalangan seni rupa Indonesia yang terdiri dari para seniman, kolektor, para pemilik galeri, dan pencinta seni. Read More...

Seni Media di Negeri Makmur

Simposium Seni Elektronik Internasional Ke-14 (ISEA 2008) di Singapura berlangsung dari 25 Juli hingga 3 Agustus lalu. Hajatan seni ini menggelar puluhan karya berbasis teknologi media (baru), yang tersebar di sejumlah venue, seperti Museum Nasional, Substation, dan sekolah seni La Salle yang berarsitektur megah serupa lampion raksasa. Dari sesi konferensi, dibahas lebih dari 300 makalah. Menyoal internet yang mengintervensi (hacktivisme), feminisme di ruang maya, seni animasi, hingga hukum dan hak cipta digital. Read More...

Seniman Minta Insentif Pajak

Pekan ini DPR rencananya mengesahkan RUU PPh. Masih ada yang mengganjal di hati para seniman dan budayawan. Mereka gundah lantaran kegiatan seni dan budaya tidak termasuk kegiatan yang mendapat insentif pajak dalam RUU PPh. Sejumlah lembaga nirlaba mungkin cukup puas dengan isi Rancangan Undang-Undang Pajak Penghasilan (RUU PPh). Tapi tidak bagi lembaga nirlaba di sektor kesenian dan budaya. Pasalnya, pemerintah dan DPR tidak memasukan kegiatan tersebut dalam daftar sektor nirlaba yang mendapat insentif pajak dalam RUU PPh. Read More...

Are sports more valuable than the arts?

There was an air of apprehension, anger and jealousy when artists gathered at the Jakarta Art Council last Friday. It was no ordinary pre-performance press conference. Poet and essayist Goenawan Mohamad was there, so were the council's chairman Marco Kusumawijaya, Jakarta Art Institute rector and choreographer Sardono W. Kusumo, author Ayu Utami, Teater Koma founder Ratna R. Riantiarno, Kelola Foundation director Amna Kusumo and other artists committed to preserving and developing the so-called pure, non-commercial arts. Read More...

Seniman Tuntut Insentif Pajak

Kalangan seniman mempertanyakan kebijakan tidak dimasukkannya bidang seni ke kelompok nirlaba yang mendapatkan insentif pajak berupa pengecualian sebagai obyek pajak pada draf Rancangan Undang-Undang Pajak Penghasilan. Menurut Ketua Pengurus Harian Dewan Kesenian Jakarta Marco Kusumawijaya, seharusnya seni mendapat insentif yang sama seperti bidang lainnya. "Karena pemberian insentif bidang seni berarti pemerintah mengakui peran masyarakat membantu negara," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta kemarin. Read More...