Immemorial: Reaching back beyond memory

hayleyImmemorial berupaya menyelidiki kesamaan orang-orang dengan budaya dan latar belakang yang berbeda, sembari menimbang sejarah leluhur dan identitas budaya mereka kini. Sering kali para penganjur identitas budaya memusatkan perhatiannya pada perbandingan 'perbedaan-perbedaan'. Pada lingkungan global sekarang, identitas budaya terkadang bisa menjadi sebuah kontruksi irasional yang digunakan demi kepentingan tertentu.

14 November-23 December 2009
Wednesday-Sunday, 10 AM-5 PM

Photos from the exhibition

Immemorial seeks to investigate the commonalities of people from diverse backgrounds and cultures as they consider their ancestral histories and their present notions of cultural identity. Too often, proponents of cultural identity concentrate on comparisons of ‘difference’. In the current global environment, cultural identity can at times be an irrational construct used to champion a particular cause.
  • Yogyakarta artists: Wimo Ambala Bayang, Maryanto, Carolina Rika, Lashita Situmorang, Sigit Bapak
  • Darwin artists: Tobias Richardson, Hayley West, Min Wong, Jenny Fraser, Catriona Stanton
  • Curators: Steve Eland (Australia); Sudjud Dartanto (Indonesia)
  • Venues: Roommate, iCAN’s Warehouse & Tobias Space (Jl. Suryodiningratan 37B, 39 & 36 Yogyakarta) | Map
  • Opening: Saturday, 14 November 2009, 8 PM at Roommate
  • Artists talk #1: Sunday, 15 November 2009, 8 PM at Roommate
  • Artists talk #2: Monday, 16 November 2009, 4 PM at Rumah Seni Yaitu (Kampung Jambe 280 Semarang)

Art work: Hayley West



logo



Share